blog-nya orang yang males nulis

Monthly Archives: October 2016

Tulisan ini sekedar nyatet apa yang baru aja terlintas di kepala tentang kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan di waktu dekat.

1. Perencanaan dan penyusunan kegiatan penelitian

Ada beberapa kali terlontar pernyataan pembesar2 di Kominfo, kalau hasil-hasil penelitian belum memenuhi apa yang diharapkan. Boleh jadi hal itu dikarenakan hasil-hasil penelitian selama ini: (1) tema yang tidak/belum sejalan dengan tupoksi Kominfo (tema yang remeh-temeh mungkin); (2) Hasil penelitian masih berada di permukaan, artinya belum memberikan hasil yang mendalam; (3) dll..

Penelitian itu adalah sebuah proses, mulai dari menentukan dan merumuskan masalah penelitian, sampai pada penyusunan laporan akhir penelitian. Dus, penelitian yang baik itu dicapai dengan melaksanakan setiap prosesnya dengan baik. Nah dari sini, ada yang terlintas di pikiran saya untuk membuat pendekatan baru dalam merancang, melaksanakan, dan menyelesaikan penelitian di lingkungan Badan Litbang.

Ada dua hal yang penting untuk dilaksanakan:

Pertama, menyusun perencanaan penelitian dalam beberapa fase.
Kedua, pendampingan secara intensif oleh narasumber/ahli & kominfo.

Contoh fase:
Fase 1: Brainstorming identifikasi masalah yg dikumpulkan dari seluruh peneliti/satker, via platform online, atau melalui rapat2 atau diskusi yang dilakukan per satker, dan dilakukan di tahun sebelum pelaksanaan penelitian. Masa: 1 bulan (Mis. September – Oktober)
Fase 2: Pemilihan tema penelitian yang dianggap potensial, oleh decision maker (kabadan dkk)
Fase 3: Pendalaman tema, dengan mengundang peneliti ybs bersama dng stakeholder kominfo (ditjen terkait tema) untuk diskusi lebih mendalam tentang penentuan metodologi, dan gambaran hasil/rekomendasi yang diharapkan. Tahap ini pula final decision penelitian mana yang disetujui untuk dilaksanakan.
Fase 4: Pembahasan dan pendampingan secara intensif bersama narasumber/ahli & stakeholder Kominfo, sekaligus pembuatan desain penelitian/proposal
Fase 5: Pengumpulan data, masih dengan supervisi narasumber/ahli & stakeholder
Fase 6: Penyusunan laporan dan publikasi

 

2. Event Ilmiah

“Ide brilian jika tidak dikomunikasikan sama aja boong”

Setelah proses perencanaan dan pelaksanaan penelitian yang laksanakan dengan baik, maka diharapkan adanya hasil penelitian yang berkualitas. Hasil penelitian tersebut selayaknya didiseminasikan dan benar-benar didengar oleh pengambil keputusan.

Sekarang ini memang sudah ada event ilmiah yang sudah berjalan, misal seminar-seminar hasil penelitian yang dilaksanakan oleh satker, atau temu ilmiah nasional peneliti yang digelar setiap tahun. Lalu apakah hasil dan rekomendasi penelitian ini sampai ke tangan decision maker? itu yang jadi pertanyaan.

Nah oleh karena itu, perlu ada event ilmiah yang benar-benar terselenggara dengan berkualitas, tidak cukup hanya baik. Judul event-nya ya boleh aja sama dengan sebelumnya, misal “Temu Ilmiah Nasional Peneliti Kominfo”, tapi ada beberapa hal perlu diperhatikan:

  • Event ilmiah ini HARUS dihadiri oleh pengambil kebijakan, misal: Menteri atau Eselon 1.
  • Makalah yang disajikan harus memenuhi kualifikasi, yaitu pada aspek problem statement, metodologi, hasil, dan rekomendasi. Hal ini hanya bisa dicapai bila proses penelitian dilaksanakan seperti usulan nomor 1 di atas.
  • Makalah ini juga telah melewati review oleh beberapa ahli/narasumber.

Saya optimis jika proses penelitian dilaksanakan dengan langkah-langkah tersebut di atas akan memberikan hasil penelitian yang berkualitas juga.

 

3. Sosialisasi Internet sehat ke sekolah-sekolah

Sebenarnya ini ide kegiatan untuk satker, karena sekolah-sekolah rasanya lebih cocok di-handle oleh satker setempat dibandingkan kalau harus dikerjakan oleh Pusat. Lagipula kan lumayan nambah-nambah kegiatan satker :)

Pemikiran ini dilandaskan mengingat pengguna internet saat ini didominasi oleh orang-orang muda yang notabene masih pelajar, yaitu SMP dan SMA. Kita juga bisa lihat begitu banyak kasus-kasus video negatif yang subjek dan objek nya adalah anak-anak pelajar, sehingga kalangan pelajar sangat tepat untuk menjadi sasaran sosialisasi internet sehat ini.

Untuk materi sosialisasi, rasanya cukup banyak di internet. Data-data dari pemberitaan kasus-kasus negatif baik di portal berita maupun di media sosial cukup bisa menjadi latar belakang untuk disampaikan. Atau boleh juga bekerja sama dengan Relawan TIK, karena mereka juga pernah memberikan materi internet sehat.